note ibu part 1
03/06/2011 10:19 PM
Selamat datang malam
kita jumpa lagi bersama semilir angin,
hangatnya kemarau
dan lirihnya hari-hari yang kulewati
Senandung merdu kalam Ilahi mendayu,
menyelusup lembut kedalam telinga,
menyeruak dingin hati membuka kalbu,
Subhanallah….Alhamdulillah…..Allahuakbar.
Oh..ya Rob,
ampuni aku karena keangkuhanku,
ampuni aku karena kenistaanku,
ampunilah aku ya Rob… karena semua kelalaianku.
Ya Rob…
aku iklas Kau rengkuh dalam kuasa alam Mu,
luluh dalam kerinduan nan indah,
pada Mu ya Rob….hanya pada Mu.
indahnya Ibu ku.....
08/11/2010 12:20 AM
Ya Allah.......
terima kasih Engkau telah menitipkan aku di rahim Ibu ku.
krn....
Ibu telah menjagaku selama 9 bln di dlm rahimnya untuk menyempurnakan pertumbuhanku,
Ibu telah mengajarkan agama padaku untuk menyempurnakan imanku,
Ibu telah mendidikku untuk menyempurnakan ilmuku,
Ibu telah memanjakanku untuk menyempurnakan kelembutanku,
Ibu telah memarahiku ketika ku salah untuk menyempurnakan mentalku,
Ibu telah memberi nasihat padaku untuk menyempurnakan masa depanku.
dan masih banyak lagi yang telah Ibu lakukan padaku dengan penuh ketulusan dan kasih sayang.
Terima kasih Bu......
Terima kasih juga Ya Rabb karna Engkau telah memanggil Ibu ku dengan cara yang indah.
Kini ku tw Engkau lebih menyayangi Ibuku dan dapat lebih memberikan kebahagiaan untuk Ibuku...
Bukti CInta Ibu.........
02/01/2010 03:32 PM
Saat kudatang, senyuman manisnya menjadi sambutan hangat untukku…
Pelukan, ciuman dan belaian lembutnya menjadi sajian hangat untukku…
Dengan semangat ku ceritakan semua yang kualami tanpanya, dengan penuh perhatian juga Ibu mendengarkannya…
Tanpa beban………….
Saat malam datang….., semua Ibu persiapkan….
Makan malam kami, sampai tempat tidur kami….
bu takkan tidur sebelum kami terlelap….
Rutinitas yang Ibu lakukan saat kami akan tidur…
(Belai rambut kami, cium kami, peluk kami, tuntun kami Doa, trus kita berempat cerita-cerita tentang khayalan masa depan kami yang bahagia. Sampai akhirnya kami bener-bener ngantuk trus Ibu bilang “Selamat tidur ya sayang, maafin Ibu, Ibu sayang Teteh, Akang, Efa”.
Saat pagi menjelang….., semua Ibu persiapkan….
Membangunkan kami dengan kata-kata lembut, “Bangun sayang, shalat subuh dulu yu…” tetep dengan ciuman, pelukan, dan belaian lembutnya yang gak pernah kelewat…
Saat kami bermalas-malasan sambil menahan rasa kantuk, Ibu dengan semangat mempersiapkan sarapan untuk kami…
Dengan ramah dan penuh canda Ibu menyapa tetanga-tetangga yang selalu berisik di depan rumah kami…
“Teeeh, kaaaang, deeee”, Ibu panggil kami keluar, dan di tangan Ibu udah siap sepiring makanan yang tadi Ibu siapin untuk sarapan kami… Dengan tangan lembutnya Ibu menyuapi kami, dan sorot matanya yang tidak pernah lepas memerhatikan kami…..
Tak peduli berapa umur kami, tak peduli seberapa sering kami membuatny menangis, tak peduli seberapa sering kami membuatnya sakit dengan kenakalan-kenakalan kami, Ibu tetap memanjakan kami (diseling kemarahan Ibu yang ga pernah bertahan lama dan setiap malem sebelum kami tidur Ibu selalu minta maaf karena merasa bersalah telah memarahi kami)…, semua Ibu lakukan setiap hari sampai akhirnya sakit Ibu bertambah parah, 2 tahun Ibu bertahan (tetep demi kami), sampai pada hari kamis tgl 17 Desember 2009 jam 17:55 Ibu pergi untuk selamanya dengan ketenangan dan tanpa rasa beban…., dan kami tanpa daya apapun hanya bisa mengikhlaskannya pergi dengan diiringi doa dan air mata…..
Selamat jalan Bu…., Kau adalah Ibu terhebat bagi kami dan takkan pernah tergantikan oleh siapapun dan apapun juga…
We Luv U mom and It’s Never End…